Tanaman kelapa kopyor membutuhkan lahan yang datar (0-3%). Pada lahan yang tingkat kemiringannya tinggi (3-50%) harus dibuat teras untuk mencegah kerusakan tanah akibat erosi, mempertahankan kesuburan tanah dan memperbaiki tanah yang mengalami erasi. Cara terbaik untuk melakukan ini adalah dengan menyiangi tanah dengan cara menggali tanahnya hingga kedalaman sekitar 50 cm. Anda juga harus menambahkan kompos atau pupuk organik ke tanah sebelum menanam biji kelapa kopyor. Cara ini akan membuat tanah menjadi lebih subur dan meningkatkan hasil panen Anda. Cara Menanam Biji Cara menanam kelapa kopyor cukup mudah, Anda hanya perlu membuat lubang tanam dan meletakkan bibit pada lubang tanam tersebut. Lalu, tutup lubang tanam tersebut. Penanaman kelapa kopyor sebaiknya dilakukan pada akhir musim hujan dan dekat dengan musim kemarau. Tanaman yang di perbanyak dengan cara ini apabila telah berproduksi hanya menghasilkan 1-2 butir/tandan. Cara ini telah dilakukan oleh petani di kabupaten Sumenep, Pati dan Lampung Selatan. Kedua cara in vitro, yaitu menumbuhkan embrio dari buah kopyor pada media tumbuh buatan dalam kondisi aseptik di laboratorium. Tanaman kelapa kopyor melalui perbanyak dengan cara in vitro sudah banyak di tanam di Ciomas (Bogor), Riau, dan Kalimantan Timur. Penanaman Kelapa Kopyor Jika bibit sudah siap maka dapat dilakukan penanaman yaitu memindahkan bibit ke lahan atau kebun. Kelapa kopyor itu sebetulnya terjadi akibat enzim yang membentuk dinding sel tidak lengket, sehingga kemah dan menjadi kopyor. Kelapa yang kopyor itu tidak dapat dijadikan bibit secara alamiah. Makanya kemudian, pihaknya melakukan pengembangan dengan kultur jaringan. 0GxPr.