Bagikaum perempuan hijrah akan senantiasa dikaitkan dengan perubahan cara berbusana yang lebih islami. Tata cara berbusana yang islami merujuk kepada cara berpakaian seorang muslim atau muslimah yang menutup aurat.Oleh karena itu wacana hijrah bagi perempuan tidak bisa dilepaskan dari seputar penggunaan jilbab, cadar dan busana-busana muslimah lainnya yang begitu banyak model dan tren modenya. Fajri Ayu, Maya Khairani. (2011). Hubungan Antara Komunikasi Ibu-Anak dengan Kesiapan Menghadapi Menstruasi Pertama (Menarche Henderi. (2016). Konsep Batasan Aurat dan Busana Muslimah dalam Perspektif Hukum Islam. Jurnal El-Afkar. 5 (2), 97 M. Bukhori, 1994. Islam & Adab Seksual Akhlak Anak Kelas I Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Rejang Duniahiburan dihebihkan dengan penampilan Marshanda di Indonesia Fashion Week (IFW) 2016 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Selasa, 19 Oktober 2021 Cari Ulamadan umat sekarang adalah ulama Tekstual yang memahami penggalan Al Ahzab 59 ada kata-kata " mengulurkan Jilbabnya " dan pada An Nur 31 ada kata-kata " menutupkan kain kerudung kedadanya sebagai " ayat pewajib jilbab " .para Ulama dulu Prof. DR. HAMKA , Prof. Nurcholis Majid , Gusdur , Prof. DR. Quraish Shihab adalah para Ulama Konteksteual yang memahami kedua ayat itu sebagai melaluipakaian. Karena itu, Rasulullah melarang lelaki yang memakai pakaian perempuan dan perempuan yang memakai pakaian lelaki (HR. Abu Daud). Contoh, Jilbab dapat menjadi identitas kepada pemakainya sebagai muslimah. Fungsi identitas pakaian ini disyaratkan oleh Al Qur'an surat Al Ahzab [33]: 59 yang menugaskan Nabi, Binahubungan persaudaraan dengan sesama manusia tanpa memandang latar belakang etnis, suku, bangsa dan agama dengan bangsa-bangsa di dunia. Akhlak terhadap masyarakat dan negara meliputi musyawarah, menegakkan keadilan, amar ma'ruf nahi mungkar, dan hubungan pemimpin dengan yang dipimpin, sebagaimana dijelaskan Allah SWT. dalam QS. 49:13 dan Tulisanini hendak membahas bagaimana Akhlak Para Istri Rasulullah yang terangkum dalam Surat Al-Ahzab ayat 28-35, agar bisa dijadikan arahan, acuan dan petunjuk untuk wanita-wanita di zaman sekarang. Istri Nabi merupakan Ibunda bagi orang-orang beiman sehingga patut dijadikan teladan oleh umat islam terutama bagi kaum hawa. BusanaMuslimah. Ketaatan. pembelajaran aqidah akhlak. Hasil belajar. Hubungan prestasi belajar aqidah akhlak dengan akhlak siswa di MTs, Al-Ikhlas Leuwinanggung Cimanggis Depok oleh: NURLAELA ; Hubungan Hasil Belajar Aqidah Akhlak dengan AKhlak Siswa di MTsN 4 Banda Aceh oleh: Raihan Putri, 211222374 CiriCiri Suami Yang Baik. Blog Berbagi - Berikut ciri-ciri suami yang betul-betul menjadi dambaan para istri. Memang sekilas kelihatan sempurna, namun anda para pria pasti bisa melakukannya tahap demi tahap..1. Setia Mendengar..Punya telinga tapi tak mendengar, kadang-kadang untuk mendengarkan itu susah. Bagaimanacontoh dalam penerapan akhlak pribadi dalam penerapan kesehariannya ? Untuk menjaga kehormatan diri dalam hubungannya dengan masalah seksual, seorang muslim dan muslimah diperintahkan untuk menjaga penglihatan, pergaulan, dan tempat-tempat hiburan yang ada kemaksiatanya, dan tidak melakukan perbuatan gdSs9. JAKARTA – Dalam ajaran Islam, setelah seseorang meninggal dunia, dia akan mengalami kehidupan di alam kubur sebelum terjadi kebangkitan pada Hari Kiamat. Tentang kehidupan para nabi dalam alam kubur, ada beberapa hadits yang memberikan beberapa informasi tentang hal tersebut. Dalam hadits-hadits yang diriwayatkan disebutkan bahwa nabi hidup dengan keadaan yang berbeda di alam kubur. Ia mendapatkan kenikmatan dan keberkahan dari Allah SWT, serta diberikan kemuliaan dan kedudukan yang tinggi. Begitu juga dengan kehidupan para syuhada di alam kubur. Berikut salah satu hadits yang menjelaskan tentang kehidupan para nabi di alam kubur عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اْلأَنْبِيَاءُ أَحْيَاءٌ فِى قُبُوْرِهِمْ يُصَلُّوْنَ "Diriwayatkan dari Anas bahwa Rasulullah SAW bersada Para nabi hidup di kuburannya, mereka melakukan sholat." HR al-Baihaqi dalam Hayat al-Anbiya' fi Quburihim I/72 dan Abu Ya'la No 3425. Terkait status hadits ini para ulama ahli hadits menilai sahih, seperti al-Hafidz Ibnu Hajar. Sedangkan khusus kehidupan orang yang mati dalam peperangan membela agama Allah ST atau para syuhada dijelaskan dalam Alquran sebanyak dua kali, yaitu وَلَا تَقُوْلُوْا لِمَنْ يُّقْتَلُ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ اَمْوَاتٌ ۗ بَلْ اَحْيَاۤءٌ وَّلٰكِنْ لَّا تَشْعُرُوْنَ Artinya “Dan janganlah kamu mengatakan orang-orang yang terbunuh di jalan Allah mereka telah mati. Sebenarnya mereka hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya.” QS al-Baqarah ayat 154. وَلَا تَحْسَبَنَّ الَّذِيْنَ قُتِلُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ اَمْوَاتًا ۗ بَلْ اَحْيَاۤءٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُوْنَۙ Artinya “Dan jangan sekali-kali kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; sebenarnya mereka itu hidup di sisi Tuhannya mendapat rezeki.” QS Ali Imran 169. Namun, penting untuk dicatat bahwa rincian tentang kehidupan nabi di alam kubur bukanlah bagian dari pokok ajaran Islam. Kehidupan di alam kubur adalah bagian dari kepercayaan yang bersifat metafisik dan tidak dapat diketahui secara pasti kebenarannya dalam dunia ini. Baca juga Terpikat Islam Sejak Belia, Mualaf Adrianus Jawaban Atas Keraguan Saya Selama Ini Dalam Islam, fokus utama adalah pada kehidupan di dunia ini dan persiapan untuk kehidupan di akhirat. Oleh karena itu, umat Islam lebih dianjurkan untuk berpegang pada ajaran Islam yang diajarkan Nabi Muhammad SAW selama hidupnya di dunia, seperti menjalankan perintah Allah SWT dan meninggalkan larangan-Nya, beribadah dengan sungguh-sungguh, dan memperbaiki akhlak dan hubungan dengan sesama manusia. BACA JUGA Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Klik di Sini Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Urgensi Pembelajaran Akidah Akhlak dalam Menumbuhkan Minat Berbusana Muslimah di luar sekolah siswi MTs Al-Khairaat Palapi dan Implikasi Pembelajaran Akidah Akhlak dalam Menumbuhkan Minat Berbusana Muslimah di luar Sekolah siswi MTs Al Khairaat palapi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan hasil penelitian yang telah penulis laksanakan di Madrasah Tsanawiyah Al Khairaat Palapi memang sangat penting adanya pembelajaran Akidah Akhlak karena didalam pembelajaran akidah akhlak diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan bimbingan kepada siswi agar mau menghayati dan mengamalkan ajaran Agama Islam termasuk dalam menumbuhkan minat berbusana muslimah di luar sekolah adapun hasil yang didapat bahwa 1. Urgensi pembelajaran Akidah Akhlak dalam menumbuhkan minat Berbusana Muslimah yaitu melalui upaya guru dan peran guru bukan hanya sekedar mengajar tetapi senantiasa mendidik siswi dengan cara mengarahkan, membimbing, dan membina akhlak siswi termasuk dalam berbusana muslimah di luar sekolah. Dalam hal ini upaya yang dilakukan guru akidah akhlak yaitu dalam pembelajaran akidah akhlak guru mengajarkan pentingnya berbusana muslimah, Memberikan contoh busana muslimah pada pribadi guru, Guru mengajarkan adab busana muslimah, Guru Mendidik siswi dengan memberikan hukuman bagi yang tidak berbusana muslimah di luar sekolah, Mengajarkan kepada Siswi sifat disiplin Pembelajaran Akidah Akhlak dalam Menumbuhkan Minat Berbusana Muslimah siswi MTs Al-Khairaat Palapi yaitu Sadar akan kewajiban menjadi seorang Muslimah, Menjadikan guru sebagai contoh teladan, dapat membedakan bagaimana berbusana muslimah yang sesuai dengan syariat islam, siswa menjadi jera dan konsisten mengenakan busana muslimah, siswi menjadi tepat waktu dalam mengerjakan shalat dan siswi dapat menghargai waktu yang ada. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free IQRA Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman ISSN 0216-4949 Print ISSN 2615-4870 Online Artikel 5 Volume 15, Nomor 02, Juli 2020 Muliati 70 P a g e Urgensi Pembelajaran Akidah Akhlak dalam Menumbuhkan Minat Berbusana Muslimah di luar Sekolah Siswi MTS Al Khairaat Palapi The Importance of Akidah Akhlak Learning in Fostering the Students’ Muslim Dressing Interest Outside the School at MTS Al-Khairaat Palapi 1Muliati*, 2Muhammad Rizal Masdul, 3Adhriansyah A. Lasawali, 4Rina Purnamawati 1,2,3Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Palu, Indonesia 4Bagian PIAUD, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Palu *Email Korespondensi muliatimuslimin22 Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Urgensi Pembelajaran Akidah Akhlak dalam Menumbuhkan Minat Berbusana Muslimah di luar sekolah siswi MTs Al-Khairaat Palapi dan Implikasi Pembelajaran Akidah Akhlak dalam Menumbuhkan Minat Berbusana Muslimah di luar Sekolah siswi MTs Al Khairaat palapi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan hasil penelitian yang telah penulis laksanakan di Madrasah Tsanawiyah Al Khairaat Palapi memang sangat penting adanya pembelajaran Akidah Akhlak karena didalam pembelajaran akidah akhlak diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan bimbingan kepada siswi agar mau menghayati dan mengamalkan ajaran Agama Islam termasuk dalam menumbuhkan minat berbusana muslimah di luar sekolah adapun hasil yang didapat bahwa 1. Urgensi pembelajaran Akidah Akhlak dalam menumbuhkan minat Berbusana Muslimah yaitu melalui upaya guru dan peran guru bukan hanya sekedar mengajar tetapi senantiasa mendidik siswi dengan cara mengarahkan, membimbing, dan membina akhlak siswi termasuk dalam berbusana muslimah di luar sekolah. Dalam hal ini upaya yang dilakukan guru akidah akhlak yaitu dalam pembelajaran akidah akhlak guru mengajarkan pentingnya berbusana muslimah, Memberikan contoh busana muslimah pada pribadi guru, Guru mengajarkan adab busana muslimah, Guru Mendidik siswi dengan memberikan hukuman bagi yang tidak berbusana muslimah di luar sekolah, Mengajarkan kepada Siswi sifat disiplin Pembelajaran Akidah Akhlak dalam Menumbuhkan Minat Berbusana Muslimah siswi MTs Al-Khairaat Palapi yaitu Sadar akan kewajiban menjadi seorang Muslimah, Menjadikan guru sebagai contoh teladan, dapat membedakan bagaimana berbusana muslimah yang sesuai dengan syariat islam, siswa menjadi jera dan konsisten mengenakan busana muslimah, siswi menjadi tepat waktu dalam mengerjakan shalat dan siswi dapat menghargai waktu yang ada. Kata Kunci Efektivitas, Pembelajaran, Membaca Al-Qur’an, Metode, Makharijul Huruf Abstract The research method is qualitative and data collection techniques are through observation, documentation, and interviews. The result of the research shows it is indeed significant to learn Akidah Akhlak because it is expected to provide knowledge and guidance to students so that they want to live and practice the teachings of Islam including fostering interest in Muslim dressing outside of school. The result shows that 1. The efforts in fostering interest in Muslim dress are through the teacher and the role is not just teaching but always educating students by directing, guiding, and fostering student morals, including in Muslim women's clothing outside of school. The research method is qualitative and the data collection is through observation, documentation, and interviews. In this case, the efforts made by the teacher of are in learning the morality of the teacher teaches the importance of wearing Muslim clothing, giving examples of Muslim clothing to the teacher's person, the teacher teaches Muslim clothing, the teacher educates students by giving penalties for those who do not dress Muslim women outside of school, Teaching To students the nature of discipline of Learning Akidah Akhlak in Fostering the Interest in Dressing Muslim Women at MTs Al-Khairaat Palapi, namely Being aware of the obligation to be a Muslimah, Making teachers as role models, being able to distinguish how to dress Muslim women in accordance with Islamic law, students become deterrent and consistently wearing Muslim clothing, students are punctual in performing prayers and students can appreciate the time available. Keywords Importance, Learning, Akidah Akhlak, Muslim Dressing IQRA Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman ISSN 0216-4949 Print ISSN 2615-4870 Online Artikel 5 Volume 15, Nomor 02, Juli 2020 PENDAHULUAN Pakaian merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia, dimana pakaian merupakan hal yang sangat penting bagi manusia 1. Disisi lain pakaian juga berkaitan dengan rasa keindahan, juga membuat dampak psikologis bagi pemakainya. Serta pakaian juga berkaitan dengan budaya dan perkembangan masyarakat. Perkembangan busana pada era sekarang ini sudah sangat berkembang pesat dan berkiblat pada gaya-gaya berpakaian orang barat 2. Gaya berpakaian di era sekarang ini sudah sangat jauh dari syariat islam yg sesungguhnya. Untuk itu Pendidikan akhlak memang harus ditanamkan sejak dini kepada peserta didik sehingga dalam menjalani kehidupan, mereka mengetahui norma-norma yang telah diajarkan agama Islam dan norma yang telah ditetapkan oleh negara. Ajaran islam sudah memberikan batasan-batasan dalam hal berperilaku maka sewajarnya lembaga pendidikan dalam hal ini sekolah lebih memaksimalkan mengenai pembinaan perilaku peserta didik 3. Salah satu bagian dari pendidikan agama adalah pelajaran Akidah Akhlak yang diajarkan di sekolah-sekolah islam. Dengan pembelajaran Akidah Akhlak diharapkan dapat menumbuhkan dan meningkatkan keimanan siswi yang diwujudkan dalam tingkah laku terpuji dalam-dalam menerapkan etika berbusana muslimah sesuai anjuran islam. Pendidikan Akidah Akhlak mempunyai arti dan peranan penting dalam membentuk etika siswi yang seutuhnya 4. Pendidikan akhlak Islam diartikan sebagai mental dan fisik yang menghasilkan manusia berbudaya tinggi untuk melaksanakan tugas kewajiban dan tanggung jawab dalam masyarakat selaku hamba Allah. Pendidikan akhlak Islam berarti juga menumbuhkan personalitas kepribadian dan menanamkan tanggung jawab 5. Siswi masih banyak berada di bawah pengaruh lingkungan rumah tangga. Mengingat arti strategis lembaga keluarga tersebut, maka pendidikan agama yang merupakan pendidikan dasar itu harus dimulai dari rumah tangga oleh orang tua. Salah satu bagian dari pendidikan agama adalah pelajaran Akidah Akhlak yang diajarkan di sekolah-sekolah Islam. Dengan Pembelajaran Akidah Akhlak diharapkan dapat menumbuhkan dan meningkatkan keimanan siswi yang diwujudkan dalam tingkah laku terpuji lebih-lebih dalam menerapkan etika berbusana muslimah sesuai anjuran Islam 6. Dewasa ini mengamati cara-cara berpakaian para siswi di sekolah maupun luar sekolah yang keluar dari jalurnya dan cenderung ketat dan transparan. Sebabnya pun banyak, mulai dari lingkungan sekitar yang berawal dari media elektronik, dan menjadikan pakaian yang ketat dan transparan menjadi tren bagi kalangan pelajar. Dengan begini Pendidikan Agama merupakan pendidikan dasar yang harus diberikan kepada anak sejak dini. Hal tersebut mengingat bahwa pribadi anak pada usia anak sejak usia anak-anak masih muda untuk dibentuk dan anak-anak masih banyak berada di bawah pengaruh lingkungan orang tua. Mengingat arti strategis lembaga keluarga tersebut, maka pendidikan agama yang merupakan pendidikan dasar itu harus mulai dari orang tua. Pembelajaran akidah akhlak yang diterapkan di MTs Al-khairaat palapi bukan satu-satunya faktor yang menentukan dalam pembentukan kepribadian siswi untuk berbusana muslimah dengan baik. Saat ini masih perlu penyempurnaan terhadap kelemahan-kelemahan pembelajaran akidah akhlak agar dapat berdampak positif terutama dalam membentuk sikap siswi agar dapat berbusana muslimah dengan baik. Pembelajara Akidah Akhlak yang diterapkan di MTs Al-Khairaat Palapi ini menyeimbangkan pada pengayaan pengetahuan dan pembentukan sikap dan juga pembiasaan siswi. Dari pengamatan Guru Akidah Akhlak yaitu Ibu fadhilah M Latje bahwa siswi di MTs Al-Khairaat Palapi ini sebagian besar memakai jilbab pada saat masuk sekolah maupun diluar sekolah. Maka penulis ingin melakukan suatu penelitian urgensi pembelajaran akidah akhlak dalam menumbuhkan minat berbusana muslimah. METODE Dalam penelitian ini, metode yang penulis gunakan adalah metode kualitatif deskriptif, yakni penelitian yang menggunakan kasus dalam menjelaskan sebuah fenomena dan menghubungkan dengan teori tertentu 7. Penelitian Kualitatif penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian dengan cara deskripsi dalam bentuk kata- IQRA Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman ISSN 0216-4949 Print ISSN 2615-4870 Online Artikel 5 Volume 15, Nomor 02, Juli 2020 kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan bebagai metode alamiah 8. Kualitatif adalah penelitian yang mengandalkan pengamatan, wawancara, dan dokumentasi pada obyek penelitian sehingga dihasilkan data yang menggambarkan secara rinci. Penelitian ini adalah deskriptif, karena tujuan dari penelitian deskriptif yaitu untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki. Sesuai dengan fokus dan tujuan penelitian, jenis penelitian ini sangat tepat karena peneliti akan mendeskripsikan data bukan untuk mengukur data yang diperoleh. Sesuai dengan penelitian ini, nantinya peneliti akan mencari data-data deskriptif tentang urgensi pembelajaran akidah akhlak dalam menumbuhkan minat berbusana muslimah siswa Madrasah Tsanawiyah Al-Khairaat Palapi yang membutuhkan pendekatan penelitian untuk mendeskripsikan data atau hasil penelitian, serta membutuhkan pengamatan dalam proses pelaksanaan kegiatan-kegiatan pembelajaran yang ada dalam sekolah tersebut sesuai atau tidak, efektif atau tidak. Dalam penelitian ini penulis mendiskripsikan temuan-temuan yang merupakan data bersama dan keunikan-keunikan yang ditemukan di lapangan. HASIL Gambaran Umum MTs Al-Khairaat Palapi Madrasah Tsanawiyah Al khairaat palapi merupakan sekolah swasta yang berdiri pada tanggal 16 juli 2007 madrasah ini berada dalam naungan yayasan Al-Khairaat. Awal berdirinya madrasah sebagai lembaga pendidikan karna adanya keinginan dari masyarakat Desa Palapi untuk memiliki pendidikan Agama islam. Karna sebelumnya belum ada sekolah yang berbasis agama yang ada di desa Palapi. Awalnya sekolah ini hanya memiliki tenaga pendidik sebanyak 10 orang prngajar hingga sekarang mencapai 20 orang pengajar dan siswanya mencapai 176 siswa. Madrasah Al-Khairaat Palapi memiliki 20 orang tenaga pendidik, dari 16 orang diantaranya berlatar belakang S1, 2 orang berlatar belakang SMA, Dan 1 orang lagi berlatar belakang SMK yang bekerja dibidang Staf TU. Dengan dedikian tenaga pendidik di MTs Al-Khairaat palapi sudah memiliki kualitas pendidik yang baik dan sesuai dengan apa yang telah di tetapkan oleh pemerintah. Urgensi Pembelajaran Akidah Akhlak dalam Menumbuhkan Minat Berbusana Muslimah di Mts Al Khairaat Palapi Berdasarkan hasil penelitian yang telah penulis laksanakan di MTs Al-Khairaat Palapi memang sangat penting adanya pembelajaran akidah akhlak karna didalam Pembelajaran akidah akhlak diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan bimbingan kepada Siswi agar mau menghayati dan mengamalkan ajaran Agama Islam termasuk dalam menumbuhkan minat berbusana muslimah dilur sekolah. Dalam hal ini pentingnya guru pembelajaran akidah akhlak. Karena peran guru bukan hanya sekedar mengajar tetapi senantiasa mendidik siswi dengan cara mengarahkan, membimbing, dan membina akhlak siswi termasuk dalam berbusana muslimah diluar sekolah. Dalam hal ini upaya yang dilakukan guru akidah akhlak di MTs Al-Khairaat palapi yaitu dalam pembelajaran Akidah Akhlak guru mengajarkan pentingnya Berbusana Muslimah Busana Muslimah merupakan Busana atau pakaian yang sesuai dengan ajaran agama Islam yang tujuannya untuk menututupi aurat penggunanya dan tidak boleh dilihat oleh yang bukan mahramnya. Berbusana muslimah memanglah sangat penting seperti yang di katakana oleh guru pembelajarana akidah Akhlak yaitu Busana muslimah memanglah diwajibkan dalam agama islam sudah jelas pada surah al-a’raf ayat 26 yaitu Allah menyediakan pakaian kepada manusia pakaian untuk menutup auratnya serta dapat menjadi perhiasan pada pemakainya agar terlihat indah pada pemakainya selain itu busana muslimah juga dapat melindungi tubuh dan kulit dari lingkungan seperti melindungi pemakainya dari panas dan dengan berbusa muslimah akan memiliki perasaan yang aman dan nyaman memakainya, beda halnya dengan yang tidak mengenakan busana muslimah dan memakai pakaian yang terbuka pasti akan mengundang perhatian laki-laki dan menurut pengamatan saya banyak kejadian yang akan terjadi jika kita memakai pakaian yang terbuka. Dari hasil wawancara tersebut guru pembelajaran akidah akhlak berpendapat bahwa sangat penting untuk berbusana muslimah bukan hanya sekedar menjalankan kewajiban kepada Allah tetapi juga memiliki banyak manfaat seperti melindungi diri dari lingkungan panas dan dingin juga memiliki rasa aman dan nyaman. Sama halnya dengan guru pembelajaran akidah akhlak ibu Nukran IQRA Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman ISSN 0216-4949 Print ISSN 2615-4870 Online Artikel 5 Volume 15, Nomor 02, Juli 2020 sebagai guru MTs Al-khairaat palapi juga berpendapat bahwa menutup aurat itu bukan hanya karna memenuhi kewajiban kita kepada Allah tapi juga memiliki banyak manfaat seperti yang di sampaikannya saat wawancara yaitu Memang sangat penting bagi umat islam untuk menutup aurat karna dapat menghindari dosa dan selamat dari azab Allah selain itu busana muslimah memiliki banyak fungsi seperti sebagai sebagai identitas diri maksudnya Menutup aurat sejak awal diperintahkan salah satunya adalah agar berbeda atau sebagai identitas diri muslimah. Jilbab menandakan pemakainya beragama Islam. Meskipun hijab belum tentu menunjukkan keislaman yang baik, namun pemakainya akan berusaha menjadi lebih baik. Selain sebagai identitas diri juga dapat menghindari dari fitnah, Jika seorang wanita yang lebih suka memperlihatkan bentuk tubuhnya dengan memakai pakaian ketat, maka dapat saja dikira tau dituduh sebagai wanita nakal, pelacur, wanita murahan, wanita penggoda dan masih banyak lagi sebutan yang tidak enak didengar di telinga kita. Untuk menghindari hal itu, mulailah dari sekarang menutup aurat sesempurna mungkin. Dari beberapa penejelasan diatas dapat dipahami bahwa berbusana muslimah itu sangatlah penting untuk diterapkan bukan hanya sebagai menjalankan perintah kepada Allah Tetapi juga mamiliki banyak manfaat seperti sebagai identitas umat Islam, Terhindar dari fitnah, juga dapat melindungi diri dari lingkungan seperti terhindar dari panas dan dingin serta memberikan rasa aman dan nyaman jika gunakan. Memberikan contoh busana muslimah pada pribadi guru Guru tidak hanya sekedar sebagai pengajar, sosok pentansfer pengetahuan atau ilmu kepada siswa, namun ia harus menjadi fasilitator pengembangan diri siswa dalam belajar. Selain sebagai fasilitator, motivator, guru harus menunjukan diri sebagai sosok yang bisa dicontoh perilakunya, digugu dan ditiru atau menjadi model bagi siswanya seperti yang di paparkan oleh ibu sulviana D adjru dalam wawancara Menjadi guru sebagai sosok pendidik, hendaknya, kita juga bisa mendidik sendiri. Belajar dari perilaku yang ditampakan para siswa dalam proses belajar di kelas atau dalam mensosialisaikan program sekolah. Salah satu contoh misalnya, ketika lembaga pendidikan melarang para siswa merokok, maka idealnya para guru dan staf sekolah yang lain memberi contoh dengan tidak merokok. Atau ketika guru mengajarkan mengenai busana muslimah maka guru tersebut harus mengaplikasikannya terlebih dahulu pada dirinya sendiri kita harus siap menjadi sosok yang tidak hanya mendidik orang lain namun mampu mendidik diri sendiri. Guru yang tidak mampu mendidik dirinya sendiri dapat diumpamakan seperti tukang bangunan, bisa membuat gedung yang mewah dan indah namun tidak menempati/memiliki rumah tersebut. Berdasarkan hasil wawancara tersebut Ibu Sulviana sebagai seorang guru menjelaskan apabila guru mengajarkan sesuatu kepada siswanya harus mengaplikasikan terlebih dahulu kepada dirimya sendiri karena guru tidak hanya sebagai sosok yang mendidik orang lain tetapi juga mampu mendidik dirinya sendiri. Guru akidah akhlak pada wawancara juga memaparkan menurutnya untuk mengajarkan akhlak yang baik kepada peserta didik harus dimulai terlebih dahulu kepada dirinya sendiri sebagai contoh yang dapat ditiru oleh siswi menurutnya Dalam menumbuhkan minat berbusana muslimah saya sebagai seorang guru harus memulainya terlebih dahulu kepada diri saya sendiri, jika ingin mengajarkan akhlak yang baik dan berbusana muslimah yang baik bagi siswi maka kita harus memulainya terlebih dahulu, pada diri kita sendiri sebagai seorang guru, dengan demikian diharapkan siswa dapat dapat mengikuti contoh dan prilaku yang di lakukan oleh guru. Dari pernyataan tersebut dapat kita pahami bahwa peran guru akidah akhlak dalam membina etika berpakaian tidak hanya dilakukan dengan bentuk ceramah agama, tetapi yang lebih lebih penting dilakukan adalah memberikan contoh etika berpakaian yang baik kepada siswi, karena menurut penulis memberikan contoh terlebih dahulu itu sagat efektif dilakukan, sebab memberikan contoh yang baik siswi dapat melihat, menilai, dan menghayati secara langsung bagaimana cara berpakaian yang sesuai dengan ajaran agama islam. Guru mengajarkan adab busana muslimah Pakaian adalah salah satu nikmat Allah dan Islam juga menuntunkan beberapa adab dan tatacara dalam berpakaian untuk kebaikan dan kemaslahatan manusia dalam berpakaian 9. Diantaranya dijelaskan pada hasil wawancara bersama guru Akidah Akhlak yaitu Di dalam agama islam memang dalam memakai busana muslimah memiliki adab adab dan aturan yang harus IQRA Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman ISSN 0216-4949 Print ISSN 2615-4870 Online Artikel 5 Volume 15, Nomor 02, Juli 2020 dilakukan yaitu yang pertama harus menutup aurat, seperti pada wanita menutup aurat yaitu menutupi seluruh badan selain bagian yang dikecualikan yaitu wajah dan telapak tangan, yang kedua yaitu tidak boleh berlebih-lebihan dalam menggunakan busana muslimah misalnya menggunakan make up secara berlebihan, selanjunya kain atau bahan yang dipakai itu tidak boleh tipis dan transparan, begitu juga tidak boleh memakai pakaian yang ketat atau memperlihatkan lekuk tubuh karena seharusnya dalam memakai busana muslimah haruslah lebar dan longgar sehingga tidak mengundang perhatian laki-laki dan yang terakhir dalam berbusana muslimah tidak boleh menyerupai pakaian yang digunakan laki-laki. Dari hasil wawancara tersebut menurut ibu Fadhilah sebagai guru akidah Akhlak yang mengajarkan busana muslimah mengemukakan bahwa dalam berpakaian ada adab-adab yang harus dilakukan yaitu pakaian yang digunakan haruslah lebar dan longgar, tidak ketat dan transparan, tidak mengundang perhatian laki-laki, serta tidak boleh menyerupai pakaian laki-laki. Selain itu guru akidah akhlak juga mengatakan bahwa ketika kita berpakaian muslimah maka juga harus di sesuaikan dengan akhlak yang baik. Pembelajatan Akidah Akhlak memanglah sangat penting dan harus di tanamkan kepada siswi Akhlak dan adab dalam berbusana muslimah terlebih lagi dilihat dari era sekarang yang sudah semakin modern dan banyak siswi yang berpakaian yang keluar dari jalurnya seperti menggunakan jilbab tapi memakai pakaian yang ketat dan trnsparan, siswi banyak yang mengikuti trend busana muslimah yang tidak sesuai dengan ajaran agama islam seperti yang dijelaskam pada wawancara berikutmemang sangat penting adanya pembelajaran akidah akhlak apalagi dilihat dari perke mbangan zaman yang semakin modern, siswi bisa terpengaruh dengan social media yang dia gunakan seperti halnya berbusana muslimah sekarang banyak yang memakai jilbab tapi memakai baju yang ketat dan transparan maka disinah pentingnaya pembelajaran akidah akhlak mengajarkan bagaimana berbusana muslimah yang sesuai dengan ajaran Al-Quran dan Hadis. selain itu Busana Muslimah dan akhlakperilaku berbusana muslimah merupakan dua hal yang saling berkaitan apabila kita memakai busana muslimah maka juga harus dibarengi dengan Akhlak yang baik begitu pula sebaliknya apa bila kita memiliki akhlak yang baik maka sebagai umat Islam juga kita harus mengenakan busana muslimah yang sesuai dengan ajaran agama Islam. Dari hasilwawancara tersebut guru akidah akhlak juga mengemukakan bahwa dalam berbusana muslimah juga harus di barengi dengan Akhlak atau perilaku yang baik karna kedua hal tersebut merupakan dua hal yang saling berkaitan. Guru Mendidik siswi dengan cara memberikan hukuman bagi yang tidak berbusana muslimah di luar sekolah `Pemberian hukuman terhadap Siswi yang tidak mengenakan Busana Muslimah merupakan cara yang efektif dan mendukung terhadap akhlak siswa termasuk dalam berbusana muslimah yang sesuai dengan ajaran agama Islam selain dari pemberian materi Akidah Akhlak dari guru juga harus dibarengi aturan-aturan yang dibuat agar siswi terbiasa mengaplikasi kannya dalam kehidupan sehari-hari seperti halnya guru Akidah Akhlak memberikan pengurangan nilai terhadap siswi yang tidak mengenakan jilbab dan nilai yang diberikan dilihat dari kepribadian dan sifat dari siswi tersebut, seperti yang dikatakan saat wawancara berlangsung menurutnya Saya sendiri sebagai guru Akidah Akhlak jika saya memberikan nilai kepada siswa maka saya akan melihat kepribadian siswa tersebut walaupun siswanya tidak begitu pandai dalam pembelajaran tetapi jika dia memiliki akhlak yang baik maka saya akan memberikan nilai yang baik pula, begitu pula sebaliknya jika seorang siswa yang pandai dalam pembelajaran tetapi memiliki akhlak yang buruk baik pada prilakunya, perkataanya, maupun dalam penampilan berbusana muslimah baik di sekolah maupun diluar sekolah, jika tidak sesuai dengan yang saya ajarkan pada pelajaran akidah akhlak dan tidak sesuai dengan ajaran agama maka nilai anak tersebut akan saya kurangi. Dalam pengaplikasiannya berbusana muslimah dan memakai hijab diluar sekolah memang diwajibkan bagi siswi MTs Al Khairaat Palapi dan memiliki sangsi jika tidak melaksanakanya seperti yang diungkapkan oleh Wakil Kepala Madrasah yaitu iya, di sekolah ini memang diwajibkan untuk menutup aurat dan berbusana muslimah baik di sekolah maupun diluar sekolah seperti yang kedapatan tidak mengenakan jilbab saat diluar sekolah akan panggil ke kantor terlebih dahulu untuk ditanya apa alasannya tidak mengenakan jilbab dan diberikan arahan untuk memakainya, setelah di IQRA Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman ISSN 0216-4949 Print ISSN 2615-4870 Online Artikel 5 Volume 15, Nomor 02, Juli 2020 peringatkan dan masih di ulangi lagi maka saat apel, yang tidak mengenakan jilbab diluar sekolah akan di panggil ke depan dan dipukul depan teman temannya, bukan hanya tidak berbusana muslimah diluar sekolah tapi siswa di MTs ini juga dihukum ketika tidak melaksanakan shalat dhuhur berjamaah, dan terlambat saat pembelajaran sudah berlangsung. karna dengan begitu akan menimbilkan efek jera bagi siswi dan akan terbisa mengenakan jilbab walaupun nanti tamat di MTs ini. MTs Al Khairaat palapi bukan hanya di berikan hukuman terhadap siswi yang tidak mengenakan busana muslimah di luar sekolah tapi juga memberi hukuman ketika siswi terlambat saat pembelajaran berlangsung dan siswi yang tidak melaksanakan shalat berjamaah. Menurut hasil penelitian dan wawancara yang penulis laksanakan di MTs Al Khairaat palapi memang di Madrasah tersebut sangat disiplin terhadap aturan-aturan yang telah ditetapkan terutama kenakalan yang tidak sesuai dengan ajaran Agama Islam termasuk berbusana muslimah, memang sangat penting adanya pemberian hukuman tersebut karna dengan begitu akan memberikan sifat jera terhadap siswi dan terbiasa untuk terus mengenakan busana muslimah walaupun telah lulus di Mts Al-khairaat palapi. Mengajarkan kepada Siswi sifat disiplin Selain mengajarkan pentingnya berbusana muslimah pada pembelajaran akidah akhlak, siswi juga diajarkan tentang kedisiplinan dalam melakukan segala hal terutama kewajiban kita kepada Allah SWT. Misalnya dengan melaksanakan shalat tepat waktu, dan melaksanakan shalat dhuhur berjamaah karena dengan hal-hal yang sederhana tersebut mereka akan terbiasa untuk tidak menunda waktu dan dapat memanfaatkan waktu sebaik-baiknya sebagaimana yang dikatakan oleh guru akidah akhlak tersebut Disini saya tidak hanya mengajarkan mereka bagaimana cara menutup aurat dengan benar, tetapi saya juga mengajarkan bagaimana cara menjadi seorang siswi yang baik tidak hanya kepada orang lain tetapi juga bagaimana mereka terhadap Tuhannya. Yaitu dengan cara mengajari mereka untuk shalat berjamaah, serta bagaimana cara mengatur waktu agar mereka dapat melaksanakan shalat tepat waktu dan tidak menyianyiakan waktu yang ada. Maka dari hal-hal sederhana tersebut siswi akan menjadi lebih disiplin. Implikasi Pembelajaran Akidah Akhlak dalam Menumbuhkan Minat Berbusana Muslimah siswi MTs Al-Khairaat Palapi Sadar akan kewajiban menjadi seorang Muslimah Menjadi seorang Muslimah kita memiliki beberapa kewajiban dan tanggung jawab salah satunya yaitu memakai Busana muslimah yang sesuai dengan syariat islam seperti yang terlihat pada Nabila siswi kelas IX MTs Al-Khairaat Palapi. Nabila telah konsisten dengan hijabnya di kehidupan sehari-hari, di lingkungan sekolah dan di luar sekolah, terbukti dari pakaian yang di kenkan Nabila saat di temui peneliti, ia memakai rok dan memakai baju yang panjang dan longgar juga mengenakan jilbab atau kerudung yang lebar hingga menutupi dada, karna menurutnya berbusana muslimah itu merupakan suatu kewajiban yang harus di lakukan. Menurutnya busana muslimah itu bukan sekedar menutupi aurat tetapi juga memiliki banyak manfaat seperti melindungi dari cuaca, juga dengan busana yang menutup aurat ia merasa lebih nyaman dan aman. Seperti yang diungkapka oleh Nabila dalam wawancara Ya, saya telah mengenakan jilbab dan telah menutup aurat karna itu merupakan perintah langsung dari Allah dan juga memiliki banyak fungsi dan juga manfaat seperti busana muslimah itu dapat melindungi kita dari kondisi panas maupun dingin, terlebih lagi saya merasakan nyaman dan aman memakainya, beda halnya dengan orang yang tidak berbusana muslimah dan memakai pakaian yang terbuka pasti akan mengundang perhatian laki-laki dan menurut pangamatan saya banyak kejadian yang tidak diinginkan terjadi kalau kita memakai pakaian yang terbuka. Berdasarkan hasil observasi dan penelitian yang penulis lakukan bahwa Siswi di MTs Al-Khairaat palapi sebagian besar sudah memakai jilbab baik di Sekolah maupun di luar sekolah yang terbukti dengan hasil wawancara dengan guru Akidah Akhlak “Alhamdulillah siswa di Mts Al Kharaat palapi ini menurut pengamatan saya sudah sekitar 70% memakai jilbab saat di luar sekolah” IQRA Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman ISSN 0216-4949 Print ISSN 2615-4870 Online Artikel 5 Volume 15, Nomor 02, Juli 2020 Menjadikan guru sebagai contoh teladan Pada dasarnya perilaku yang dapat ditunjukan oleh siswa dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan dan pengalaman yang dimiliki oleh seorang guru. Dengan kata lain, guru memiliki pengaruh terhadap perubahan siswa. Untuk itulah, guru harus dapat menjadi contoh dan menjadi teladan bagi siswa terkhusus dalam membina akhlak dan berbusana muslimah yang baik. karena guru adalah representasi dari sekelompok orang pada suatu komunitas atau masyarakat yang diharapkan dapat menjadi teladan, yang dapat digugu dan ditiru. hal ini menjadikan siswi selalu menjaga akhlak dan selalu mempertahankan untuk berbusana muslimah dalam kehidupan sehari hari Dapat membedakan seperti apa berbusana muslimah yang sesuai dengan syariat islam Di era modern seperti saat ini sangat penting untuk di ketahui seperti apa berbusana muslimah yang sesuai dengan syariat Islam, karna saat ini sudah bergagai macam trend busana muslim yang dapat kita lihat seperti banyak yang mengenakan jilbab tapi pada hakikatnya tidak menutup aurat karna mengenakan baju yang ketat dan celana yang ketat. Maka berdasarkan hal tersebut pembelajaran akidah akhlak sangatlah penting di ajarkan kepada siswa Khususnya pada tingkat MTs karna pada usia tersebut siswi memiliki rasa ingin tau yang cukup besar dan pada usia itu sangat penting ditanamkan akhlak dan busana muslimah. Berdasarkan hasil wawancara observasi serta triangulasi kepada siswi yang bernama Nur Rizki Amalia dapat dipahami bahawa ia telah memahami dengan baik dan mampu untuk menyesuaikan akhlak dan pakaian muslimah yang ia kenakan. Menurutnya, bagi kita yang mengenakan busana muslimah mungkin merasa memiliki tanggung jawab lebih terhadap busana yang kita kenakan sehingga secara tidak langsung perilaku kita menyesuaikan dengan apa yang kita kenakan, seperti yang ia katakan ketika wawancara berlangsung, menurutnya saya sudah mengaplikasikan Busana Muslimah, karna dengan busana itu terasa nyaman dan juga sebagai bentuk melaksanakan perintah Allah SWT, Menutup aurat itu pilihan, dan pilihan tersebut tergantung pada pemahaman wanita itu sendiri. Wanita diperintahkan menutup aurat karna memang wanita dituntut untuk menutup aurat dan itu sangat penting karna dengan aurat yang tertutup wanita akan sangat terjaga. jika kita yang sudah menggunakan pakaian syar’i malu dong ya kalo perilaku kita tidak sesuai dengan apa yang kita pakai mungkin kita bisa dijelek-jelek karna pakaiannya tidak sesuai dengan prilakunya dan kita sebagai orang islam memang harus berperilaku baik, berakhlak mulia seperti yang dicontohkan nabi Muhammad SAW selain Nur Rizki Amalia penulis juga mewawancarai tiga orang siswi yang telah memakai busana muslimah saat di luar sekolah yang sesuai dengan ajaran agama islam, terbukti dengan pakaian yang di gunakan saat wawancara, dua orang siswi memakai rok dan baju yang longgar juga memakai jilbab yang menutupi dada dan siswi yang satunya memakai celana panjang longgar dan memakai baju yang longgar, juga memakai jilbab yang menutupi dada. Menurut mereka, “iya, saya tau bagaimana memakai jilbab yang baik dan juga tidak” Siswi lainnya juga berkata ”saya juga sama dengannya, saya tau dan saya selalu memakai jilbab kalau keluar rumah”, sama halnya dengan temannya Yulinar menjelaskan bahwa alhamdulillah saya sudah tau bagaimana memakai jilbab yang baik, saya pernah melihat teman saya yang memakai jilbab tapi memakai baju yang lengan pendek menurut saya itu salah dan tidak sesuai dengan apa yang di ajarkan guru agama di sekolah maka saya menegur teman saya dan mengajari bagaimana memakai jilbab yang seharusnya. Siswi Menjadi jera dan konsisten dalam mengenakan busana Muslimah Peraturan sekolah dan peraturan guru saat mengajar memanglah sangat penting dan mendukung terhadap akhlak siswa termasuk dalam berbusana muslimah yang sesuai dengan ajaran agama Islam selain dari pemberian materi Akidah Akhlak dari guru juga harus dibarengi aturan-aturan yang dibuat agar siswi terbiasa mengaplikasi kannya dalam kehidupan sehari-hari dan bisa konsisten berbusana muslimah, seperti yang di paparkan oleh Mardila yaitu saya sudah merasakan perbedaannya ketika saya yang dulunya belum menggunakan hijab dengan sekarang yang sudah menggunakan hijab. Selain dari pembelajaran akidah akhlak juga karna aturan yang di berikan oleh sekolah perbedaannya memang sangatlah luar biasa, dan awalnya saya menggunakan hijab memang masih buka tutup sih sebenanrnya dan karena ada peraturan dari sekolah yang memang mewajibkan IQRA Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman ISSN 0216-4949 Print ISSN 2615-4870 Online Artikel 5 Volume 15, Nomor 02, Juli 2020 untuk menggunakan hijab maka saya berusaha untuk memakai jilbab secara konsisten tanpa buka tutup lagi dan Alhamdulillah sekarang saya bisa mempertahankannya. Menurut Mardila dia sangat merasakan perbedaannya ketika yang dulunya belum menggunakan jilbab dan berbusana muslimah dan sekarang telah menggunakannya dan konsisten memakainya, benar halnya yang dikatakan oleh oleh Mardila terbukti saat peneliti mewawancarai ibu Mardila yaitu ibu Wati yang menjelaskan bahwa memang sejak adanya peraturan sekolah Mardila sudah mulai konsisten memakai jilbab dan berbusana muslimah yang awalnya dia kadang memakai jilbab saat keluar sekolah kadang juga tidak, memang sangat penting adanya peraturan sekolah tersebut agar anak yang awalnya ragu untuk mengenakan jilbab akhirnya bisa konsisten untuk memakai jilbab dan berbusana muslimah. Memang sangat penting bagi setiap sekolah untuk membuat aturan-aturan untuk peserta didiknya terlebih lagi di MTs sekolah yang berbasis agama islam memang harus membuat aturan-aturan seperti kewajibab memakai busana muslimah saat berada di luar sekolah agar siswi tetap konsisten memakainya dan akhirnya akan tahu manfaat menggunakan busana muslimah. Siswi menjadi tepat waktu dalam melaksanakan shalat dan dapat menghargai waktu yang ada Pembelajaran akidah akhlak mengenai pentingnya melaksanakan shalat ini ternyata membuat siswi menjadi takut untuk meninggalkan shalat karena mereka telah tahu mengapa shalat itu sangat penting di laksanakan. Selain dari itu mereka juga belajar untuk lebih menghargai waktu yang ada dengan cara tidak terlambat datang ke sekolah, aktif dalam mengikuti kegiatan sekolah, dan lain sebagainya. Seperti yang sudah di jelaskan oleh guru akidah akhlak bahwa Dalam pembelajaran akidah akhlak ini siswi dapat memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Terbukti, karena mereka menjadi tepat lebih waktu dalam melaksanakan shalat dan setelah pembelajaran selesai siswi si sisni melaksanakan shalat dhuhur berjamaah dan menjadi aktif dalam mengikuti kegiatan sekolah seperti mengikuti lomba-lomba antar sekolah, ekstrakulikuler dan lain sebagainya. Dalam mendidik siswi, guru akidah akhlak juga memiliki hambatan dalam mengajar dan mendidik siswi yaitu tidak adanya timbal balik dari orang tua siswi dalam medidik anak untuk mengenakan busana muslimah seperti hasil wawancara berikut dalam mendidik anak pasti ada saja hambatan yang di temukan, seperti dalam mengajarkan berbusana muslimah ini, walaupun kita sebagai guru sudah mengajarkan dan menanamkan apa itu aurat, pakaian muslimah, dan mewajibkan berbusana muslimah diluar sekolah, tapi jika orang tuanya tidak menegur dan tidak menyuruh anaknya berpakaian muslimah anaknya pun tidak akan peduli untuk berpakaian muslimah walaupun sudah mengetahui keutamaannya, ya saya rasa hanya itu saja hambatan dalam menerapkan busana muslimah ini. Dari hasil wawancara tersebut hambatan yang didapatkan oleh guru Akidah Akhlak yaitu tidak adanya timbal balik dari sebagian orang tua siswa, selain guru orang tua memang sangat berperan penting dalam membina akhlak anaknya. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah penulis laksanakan di MTs Al-Khairaat Palapi memang sangat penting adanya pembelajaran akidah akhlak karna didalam Pembelajaran akidah akhlak diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan bimbingan kepada Siswi agar mau menghayati dan mengamalkan ajaran Agama Islam termasuk dalam menumbuhkan minat berbusana muslimah dilur sekolah. Dalam hal ini pentingnya guru pembelajaran akidah akhlak. Karena peran guru bukan hanya sekedar mengajar tetapi senantiasa mendidik siswi dengan cara mengarahkan, membimbing, dan membina akhlak siswi termasuk dalam berbusana muslimah diluar sekolah. SARAN Diharapkan kepada lembaga pendidikan yang bersangkutan MTs Al Khairaat Palapi agar lebih dapat menciptakan suasana yang dapat mendukung tumbuhnya minat belajar yang dapat mempengaruhi perubahan berbusana siswa. Kepada guru sebagai pendidik yang langsung berinteraksi dengan anak didik diharapkan dalam proses belajar mengajar sebaiknya, guru terus berupaya maksimal dalam meningkatkan efektifitas pengajarannya, dan juga terus memberi motivasi IQRA Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman ISSN 0216-4949 Print ISSN 2615-4870 Online Artikel 5 Volume 15, Nomor 02, Juli 2020 pada siswa agar menyukai pelajaran Aqidah Akhlaq materi berbusana yang baik dan benar. Karena dengan adanya itu akan membantu dalam usaha pencapaian tujuan pembelajaran yang ditandai dengan adanya perubahan terhadap cara berbusana siswa. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terima kasih diberikan kepada semua pihak yang membantu dalam pelaksanaan penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA 1. Chrisnawati D, Sri MA. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumtif Remaja Terhadap Pakaian. J Spirits. 2011;21. 2. Lutvia L. GAYA BERBUSANA" ABG" DEWASA INI. Wacana Seni Rupa Maret 2001. 2001;21. 3. Ihsan G. Peran mata pelajaran akidah akhlak dalam pembentukan akhlak peserta didik di mts khazanah kebajikan Ciputat Tangerang Selatan. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 2017; 4. ROFIK K. PERANAN GURU AKIDAH AKHLAK DALAM MEMBENTUK AKHLAKUL KARIMAH SISWA DI MTS MA’ARIF NU GARUM BLITAR. 2019; 5. Samae MH. PENDIDIKAN AKHLAK PADA PENDIDIKAN NON FORMAL STUDI KASUS KOMUNITAS MAHASISWA THAILAND DI SURAKARTA. Universitas Muhammadiyah Surakarta; 2008. 6. Hardianti H. Pengaruh Hasil Pembelajaran Aqidah Akhlak Terhadap Etika Berbusana Muslimah di Luar Sekolah MTs. DDI Taqwa Parepare Studi di MTs. DDI Taqwa Parepare. IAIN Parepare; 2020. 7. Rukin SP. Metodologi Penelitian Kualitatif. Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia; 2019. 8. Anggito A, Setiawan J. Metodologi penelitian kualitatif. CV Jejak Jejak Publisher; 2018. 9. Arifuddin A. Pakaian Muslimah dalam Perspektif Hadis dan Hukum Islam. DIKTUM J Syariah dan Huk. 2019;17165–86. ResearchGate has not been able to resolve any citations for this ArifuddinSetiap manusia yang memiliki akal sehat dan sempurna selalu ingin berpenampilan baik, baik itu secara Islami maupun secara norma-norma sosial yang berlaku di masyarakat pada umumnya. Masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam hendaknya memahami bagaimana cara berpakaian yang sopan dan baik menurut ajarannya. Namun, dewasa ini , masih banyak kita temukan muslimah berpakaian tidak sesuai dengan aturan dan ajaran dalam agama Islam. Kebiasaan berpakaian yang baik harus ditanamkan sejak dini agar para muslimah terbiasa dan menjadikan aturan berpakaian Islami memudaya di masyarakat. Fokus dalam tulisan ini adalah untuk mengetahui tentang tata cara dan adab seorang muslimah dalam berpakaian menurut syariat Islam. Dari penelitian ini ditarik kesimpulan bahwa Pakaian muslimah perspektif hadis nabi adalah pakaian tersebut menutup seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan, tidak ketat dan tipis, tidak menyerupai pakaian laki-laki dan tidak berlebih-lebihan sehingga mengundang perhatian dan menimbulkan Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumtif Remaja Terhadap PakaianD ChrisnawatiM A SriChrisnawati D, Sri MA. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumtif Remaja Terhadap Pakaian. J Spirits. 2011;21.ABG" DEWASA INI. Wacana Seni Rupa MaretL LutviaGayaBerbusanaLutvia L. GAYA BERBUSANA" ABG" DEWASA INI. Wacana Seni Rupa Maret 2001. 2001;21.Peran mata pelajaran akidah akhlak dalam pembentukan akhlak peserta didik di mts khazanah kebajikan Ciputat Tangerang SelatanG IhsanIhsan G. Peran mata pelajaran akidah akhlak dalam pembentukan akhlak peserta didik di mts khazanah kebajikan Ciputat Tangerang Selatan. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 2017;Yayasan Ahmar Cendekia IndonesiaS P RukinMetodologi PenelitianKualitatifRukin SP. Metodologi Penelitian Kualitatif. Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia; AnggitoJ SetiawanMetodologi Penelitian KualitatifJejakAnggito A, Setiawan J. Metodologi penelitian kualitatif. CV Jejak Jejak Publisher; 2018. Seorang muslimah yang baik harus mengikuti perintah Allah SWT seperti yang tertulis dalam kitab suci Al Quran. Salah satunya adalah mengikuti perintah sholat dan perintah untuk menutup aurat. Yuk, ketahui jenis perlengkapan muslimah dan manfaatnya pada ulasan artikel berikut ini! Menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan Allah merupakan suatu kewajiban. Artinya jika Anda tidak melakukannya atau melanggarnya maka akan berdosa. Jadi, atas dasar itulah kepemilikan perlengkapan muslimah harus benar-benar Anda lakukan. Baca juga Inilah Ciri Ciri Wanita Penghuni Surga, Apakah Anda Sudah Termasuk? Apa Itu Muslimah? Apa Alasan Muslimah Harus Berbusana Sesuai Syariat Islam?Manfaat Busana Muslimah Bagi PerempuanBagaimana Hubungan Busana Muslimah dengan Sifat PerempuanYuk, Subscribe Sekarang Juga!Jenis Perlengkapan Muslimah1. Busana Muslim2. Ciput3. Mukena4. Tasbih5. Sajadah6. Al-Quran7. Kaos Kaki8. Jilbab9. Kerudung10. Buku-Buku AgamaRekomendasi Buku-Buku Agama Terbaik yang Tersedia di EvermosTidak Punya Modal untuk Memulai Usaha? Tenang, Evermos Punya Solusinya!Related posts Apa Itu Muslimah? Sumber Menurut bahasa, muslimah ialah seorang perempuan yang beragama islam. Sebenarnya tidak ada pemaknaan lain yang identik dengannya. Sedangkan muslim bisa berarti orang islam secara umum atau bisa berarti hanya laki laki yang beragama islam saja. Jika seorang muslimah sudah ditakdirkan untuk menjadi Islam apalagi sudah baligh, maka mereka harus melakukan aktivitas, apapun aktivitasnya dengan selalu bersandar pada hukum syariat Islam. Apa Alasan Muslimah Harus Berbusana Sesuai Syariat Islam? Sumber Seorang perempuan yang menggunakan busana muslimah adalah satu pertanda jika perempuan tersebut adalah muslimah yang baik dan patuh kepada ajaran agama Islam. Selain itu, alasan seorang muslimah berbaju muslimah adalah untuk melindungi dirinya dari suatu kejahatan syahwat lelaki yang tidak bertanggung jawab atau pria jahil. Apalagi saat ini banyak kasus kejahatan seksual yang merajalela dimana-mana termasuk di Indonesia. Jadi, baju muslimah ini perlu kita kenakan. Selain dapat melindungi diri dari hal yang tadi, kita pun dapat pahala atas kewajiban untuk menutup aurat. Manfaat Busana Muslimah Bagi Perempuan Adapun banyak manfaat ketika seorang perempuan mengenakan busana muslimah, antara lain Menutup aurat Memancarkan aura kecantikan dari dalam dan luar Agar mudah dikenali Menghindari kejahatan kejahatan seksual Menghindari pandangan tidak senonoh kaum pria Untuk melindungi tubuh dari serangan cahaya matahari secara langsung Lebih nyaman saat beraktivitas karena tidak ketat Nah, manfaat tersebut merupakan kebaikan dari Allah karena kita sudah menjalankan perintahnya untuk menutup aurat. Mungkin untuk sebagian perempuan yang belum mengenakan busana sesuai syariat Islam, seringkali berkata “belum ada hidayah”. Justru hidayah itu bukan ditunggu, melainkan hidayah itu harus dijemput. Insya Allah, jika niat kita lurus ingin menaati perintah-Nya, kita akan senantiasa diberi kemudahan. Bagaimana Hubungan Busana Muslimah dengan Sifat Perempuan Sumber Syariat Islam telah mewajibkan wanita untuk menutup aurat, agar bisa menjaga pandangannya. Sebab, aurat adalah bagian tubuh manusia yang tidak boleh terlihat, baik laki-laki maupun wanita. Sedangkan selain aurat, tidak ada larangan bagi laki-laki dan wanita untuk melihatnya dengan pandangan yang wajar. Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Araf ayat 26 yang berbunyi يَٰبَنِىٓ ءَادَمَ قَدْ أَنزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَٰرِى سَوْءَٰتِكُمْ وَرِيشًا ۖ وَلِبَاسُ ٱلتَّقْوَىٰ ذَٰلِكَ خَيْرٌ ۚ ذَٰلِكَ مِنْ ءَايَٰتِ ٱللَّهِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ Yā banī ādama qad anzalnā alaikum libāsay yuwārī sau`ātikum warīsyā, wa libāsut-taqwā żālika khaīr, żālika min āyātillāhi la’allahum yażżakkarụn. Artinya “Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.” Untuk sebagian orang memandang bahwa wanita yang sudah berpakaian muslimah, memiliki akhlak yang baik. Akan tetapi, kalaupun sudah mampu menutup aurat belum tentu memiliki akhlak yang baik. Jadi, sebenarnya tidak ada hubungan yang signifikan antara menutup aurat dengan akhlak. Tapi, perlu kita tekankan bahwa seseorang yang menutup aurat maka akan mendapat pahala, apabila ia berbuat buruk maka akan mendapat dosa. Jadi, antara menutup aurat dengan akhlak ini memiliki pahala atau dosa masing-masing. Mungkin banyak pula diluaran sana wanita yang belum menutup aurat tetapi akhlaknya baik. Nah, tapi insya Allah jika sudah menutup aurat maka akhlak baik pun akan mengikuti. Apalagi dengan menutup auratnya itu berniat lurus untuk mengharap pahala dan ridho Allah. Pada kenyataannya masih banyak muslimah yang menggunakan baju muslimah tetapi sifat dan akhlaknya masih kurang baik. Yuk, Subscribe Sekarang Juga! Semoga bagi muslimah yang sudah menutup aurat dapat memiliki kesadaran untuk selalu memperbaiki akhlaknya. Begitupun dengan wanita yang belum mampu menutup aurat, semoga dapat menjemput hidayah dan senantiasa ingin memperbaiki akhlaknya pula. Baca juga Masya Allah, Inilah Wanita Tangguh di Zaman Rasulullah Bisa Jadi Panutan Jenis Perlengkapan Muslimah Selain baju atau busana muslimah, seorang muslimah juga memiliki perlengkapan perlengkapan lain yang dikenal dengan istilah perlengkapan perlengkapan muslimah. Inilah beberapa perlengkapan muslimah, termasuk untuk perlengkapan sholat, antara lain 1. Busana Muslim Sumber Busana muslimah adalah busana yang sesuai dengan ajaran Islam, dan pengguna gaun tersebut mencerminkan seorang muslimah yang taat atas ajaran agamanya dalam tata cara berbusana. Perlu kita ingat bersama bahwa busana muslimah bukan sekedar simbol melainkan dengan mengenakannya berarti seorang perempuan telah memproklamirkan kepada makhluk Allah SWT. Busana muslimah harus dikaitkan dengan sikap taqwa yang menyangkut nilai psikologis terhadap pemakainya. 2. Ciput Sumber Ciput adalah istilah yang tentunya sangat tidak asing bagi kaum hawa yang sehari-hari mengenakan hijab. Banyak orang menyebutkan dengan dalaman inner kerudung. Inner kerudung ini memiliki fungsi untuk menutup rambut dengan sempurna dan menahan posisi kerudung. Namun, seiring dengan perkembangan model busana muslim, fungsi ciput pun berkembang yaitu untuk mempermanis tampilan hijab. Akan tetapi, sebagai muslimah yang mengikuti syariat Islam, ia akan menggunakan ciput ini sebagaimana fungsinya untuk inner hijab. Agar ketika hijab yang dikenakan tidak terlalu transparan yang menampakkan rambut. 3. Mukena Sumber Mukena adalah perlengkapan sholat untuk perempuan muslim khas Indonesia. Sebenarnya dalam Islam tidak ada peraturan terperinci mengenai busana macam apa yang selayaknya dipakai untuk shalat. Hal yang ada hanyalah prinsip-prinsip umum bahwa busana untuk sholat hendaknya menutupi aurat dan bersih dari noda atau kotoran. Saat beribadah sholat lima waktu, muslimah harus menutupi seluruh tubuhnya kecuali muka dan telapak tangan. Oleh karena itulah, para muslimah memerlukan peralatan ibadah yang satu ini. Di Indonesia, busana ini juga menjadi kebutuhan walaupun para muslimah telah menggunakan pakaian muslimah yang menutupi tubuh sesuai syariat. Sepertinya ada yang kurang jika mereka tidak menggunakan mukena untuk menghadap Sang Maha Pencipta. Nah, bagi Anda yang ingin memiliki mukena dengan bahan terbaik dan nyaman saat dikenakan, Anda bisa mendapatkannya di Evermos. Silahkan untuk klik rekomendasi produk untuk mendapatkan produk ini. 4. Tasbih Sumber Tasbih merupakan benda yang tidak tabu lagi bagi para pemeluk agama Islam. Kebanyakan orang Islam biasa menggunakannya untuk berdzikir selepas melaksanakan ibadah sholat. Tasbih merupakan rangkaian biji yang berbentuk bulat. Paling banyak dirangkai dengan jumlah 100 biji atau 33 biji. Kalau yang 100 biji biasanya setiap 33 biji diberi batasan. Sementara tasbih yang jumlahnya 33 biji biasanya dibatasi setiap 11 biji. Untuk mendapatkannya benda ini pun tidak sulit. Tasbih banyak digantung di toko-toko yang menjual perlengkapan ibadah. 5. Sajadah Sumber Sajadah merupakan alat yang terbuat dari kain yang biasanya memiliki gambar dan corak bernuansa Islam. Umat muslim mengenakan benda ini sebagai alas untuk menjaga agar tetap terjaga kebersihan saat melaksanakan sholat. Sajadah pada umumnya memiliki ukuran yang cukup besar untuk mencakup seluruh bagian tubuh ketika melakukan sujud agar tetap bersih selama salat. Untuk ukuran sajadah pada umumnya yaitu berkisar 0,91 m × 1,5 m atau 1,2 m × 1,8 m. Nah, selain perlengkapan untuk sholat tersebut ada juga perlengkapan lain yang juga harus dimiliki oleh kaum muslimah, yaitu 6. Al-Quran Sumber Al-Quran menurut bahasa adalah bacaan. Menurut istilah, pengertian Al Quran adalah kalam Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Malaikat Jibril menurunkan wahyu berupa Al-Quran dari Allah, lalu disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW. Al-Quran yang berbentuk mushaf ini merupakan salah satu mukjizat Nabi Muhammad SAW. Adapun fungsi Al-Quran adalah sebagai petunjuk bagi manusia, sumber pokok ajaran islam, dan pengajaran bagi manusia dalam seluruh aspek kehidupan. Nah, bagi seluruh umat muslim termasuk muslimah hendaknya memiliki Al-Qur’an untuk bisa mengamalkannya kapanpun dan di manapun. 7. Kaos Kaki Sumber Para muslimah pasti setuju bukan, kalau menutup aurat telah menjadi kewajiban setiap wanita muslim? Tidak terkecuali pada bagian kaki. Seperti yang kita ketahui, selain wajah dan telapak tangan, pada bagian tumit ke bawah hingga telapak kaki juga wajib tertutup. Kaos kaki memang bukan sekedar untuk melindungi dari paparan sinar matahari bagi seorang muslimah, keberadaanya juga untuk melengkapi sebuah tampilan yang sesuai dengan syariat. Inilah mengapa saat ini semakin banyak muncul kaos kaki muslimah. 8. Jilbab Sumber Jilbab adalah gamis longgar yang dijulurkan ke seluruh badan hingga mendekati tanah sehingga tidak membentuk lekuk tubuh. Sebagiaman perintah Allah yang tertuang dalam QS. Al-Ahzab ayat 59 yang berbunyi يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ قُل لِّأَزْوَٰجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَآءِ ٱلْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جَلَٰبِيبِهِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰٓ أَن يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا Yā ayyuhan-nabiyyu qul li`azwājika wa banātika wa nisā`il-mu`minīna yudnīna alaihinna min jalābībihinn, żālika adnā ay yu’rafna fa lā yu`żaīn, wa kānallāhu gafụrar raḥīmā. Artinya “Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” 9. Kerudung Sumber Kerudung merupakan semacam selendang yang menutupi sebagian besar atau seluruh bagian atas kepala dan rambut perempuan. Nah, dalam pemakaiannya, kerudung tidak terbatas karena faktor agama saja. Bisa karena cuaca, tren fashion, kebersihan, kesopanan, dan alasan-alasan lainnya. Sebenarnya kalau sesuai syariat Islam, pemakaian kerudung seperti ini tidak disarankan. Sebab kerudung hanya sebagai penutup kepala saja dan tidak cukup panjang untuk menutupi dada, leher serta lekuk tubuh pemakainya. 10. Buku-Buku Agama Sumber Perlengkapan yang harus dimiliki muslimah selanjutnya adalah buku-buku agama Islam. Manfaat membaca buku menurut islam tersirat dalam Hadis HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni, yang menyebutkan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia. Setidaknya dengan membaca buku, Anda akan mendapatkan manfaat dari buku tersebut, yang secara tidak langsung dapat menjadi bekal untuk diri sendiri bahkan nantinya juga bermanfaat untuk masyarakat. Rasulullah SAW bersabda “Belajarlah kamu semua, dan mengajarlah kamu semua, dan hormatilah guru-gurumu, serta berlaku baiklah terhadap orang yang mengajarkanmu.” HR Tabrani Rekomendasi Buku-Buku Agama Terbaik yang Tersedia di Evermos Mencari ilmu dalam agama Islam merupakan hal yang wajib bagi umatnya. Ilmu menjadi bekal bagi manusia dalam menjalankan kehidupan. Mencari ilmu tidak terbatas pada Muslim saja, tapi juga Muslimah. Nah, untuk para muslimah sekalian, marilah kita perbanyak ilmu dengan berbagai cara. Salah satunya memperoleh ilmu atau pembelajaran dari sebuah buku. Ada rekomendasi buku-buku agama terbaik yang tersedia di Evermos. Bagi Anda yang ingin memilikinya atau menjual buku, Anda bisa menjadi reseller Evermos. Tidak Punya Modal untuk Memulai Usaha? Tenang, Evermos Punya Solusinya! Persoalan modal sebenarnya bisa teratasi. Banyak orang yang sulit memulai untuk berbisnis karena terkendala dengan hal modal. Apakah Anda salah satunya? Seringkali pusing sendiri mencari modal dan akhirnya bingung bagaimana cara untuk memulai usaha? Tenang, bagi Anda yang ingin memiliki bisnis, namun belum memiliki cukup modal, menjadi seorang reseller Evermos merupakan pilihan yang tepat. Banyak kemudahan dan keuntungan yang akan Anda dapatkan dengan menjadi reseller Evermos, antara lain Bisnis tanpa modal Memiliki toko online sendiri Tidak perlu pusing cari supplier Tidak perlu memikirkan stok dan pengiriman Mendapatkan pelatihan bisnis online dari ahlinya Berkesempatan bergabung dengan komunitas reseller dari berbagai daerah Bagaimana? Menarik bukan? Mari raih potensi untuk mendapatkan penghasilan sesuai keinginan dengan menjadi reseller Evermos. Yuk, segera daftarkan diri Anda dengan menjadi reseller hebat di Evermos. Dengan cara klik di bawah ini! Demikianlan informasi mengenai jenis perlengkapan muslimah serta manfaatnya yang perlu Anda ketahui. Semoga informasi ini dapat bermanfaat. Boleh share artikel ini agar yang lain mendapat kebermanfaatan pula. Jangan lewatkan informasi menarik lainnya pada situs blog Evermos. Related posts